Lanjutan . .
Apakah pantas bagi kita untuk berjumpa dengan Rasul ? untuk mengetahuinya teruslah koreksi diri akan dosa dan ibadah kita.
Salah satu tanda hamba yg selalu bertafakur atau yang memiliki hati bersih adalah jika kita melihat anak kecil atau yang lebih muda dari kita
maka katakanlah pada diri kita “Sungguh mulia anak kecil itu, yang masih muda belum
banyak dosanya sedangkan kita yang lebih tua dari anak itu sudah melakukan berbagai
hal hingga banyak dosanya". Dan jika melihat orang yang lebih tua (sepuh) maka
katakanlah pada diri kita sendiri “ sungguh mulia orang tua itu, umurnya sudah
panjang, sudah melakukan banyak berbagai hal amal kebaikan sedangkan diri ini
belum bisa berbuat apa-apa, betapa hinanya diri ini".
Hati itu adalah wadah/tempat-Nya Alloh SWT untuk melihat/mendekati hamba-hambaNya. Maka jika hati kita kotor Akan kah Alloh mau melihat
hamba-Nya. Dikatakan bahwa para wali-Nya Alloh SWT banyak yang takut untuk
menghadiri Majelis-majelis ilmu, bukan karena beliau malas atau bagaimana
tapi karena ketawadhuannya. Mereka menyadari bahwa didalam diri mereka
itu masih belum pantas untuk hadir, masih kotor hingga mereka takut ditempat itu akan datang
Adzab Alloh gara-gara mereka.
Kemudian bagaimana dengan keadaan umat akhir zaman ini? dapat dikatakan
bahwa umatnya Baginda Nabi Muhammad SAW hatinya itu akan mudah terbolak-balik.
Artinya umat akhir zaman itu jika pagi hari muslim bisa saja sore kafir, siang
ta’at bisa saja malamnya maksiat, pagi kafir bisa saja sore muslim, dan
seterusnya.
Jadi, perilaku seseorang itu tergantung pada siapa yang diikutinya karena nanti orang yang
diikutinya tersebut akan menjamin kepada orang yg mengikutinya kelak nanti di
akhirat.
Semoga kita semua selalu digolongkan menjadi orang-orang yg masuk dalam
golongan pengikut Nabi Muhammad SAW, yang mengikuti jejak para sahabat Rasul, dan yang mengikuti para Salafuna Sholihin yg menyambung lisan Rasul SAW serta selalu
diistiqomahkan dlm beribadah, dibersihkan selalu hatinya, menjadi orang yang
beruntung yang pandai menjaga waktu, memanfaatkan waktu yg sebaik-baiknya dan
memanfaatkan umura sebaik-baiknya. Aamiin Aamiin Yaa Robbal ‘Alamin.
Wallohu A’lam Bishshowab
Home »
» RANGKUMAN TAUSHIYAH DI MUSHOLA AL-HIJRAH (bag.2 - Selesai)
RANGKUMAN TAUSHIYAH DI MUSHOLA AL-HIJRAH (bag.2 - Selesai)
Posted by Unknown
Posted on 22.00
with No comments

0 komentar:
Posting Komentar